News Details
Jelang Nataru 2025/2026, BBKK Makassar Perketat Pengawasan Risiko Lingkungan
MAKASSAR - Menjelang perayaan Natal
2025 dan Tahun Baru 2026, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar
melakukan pengawasan faktor risiko lingkungan di sejumlah titik
transportasi utama di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandar Udara
Tampa Padang Mamuju, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Siwa di
Kabupaten Wajo, serta Pelabuhan Garongkong di Kabupaten Barru pada bulan
November kemarin.
Pengawasan faktor risiko lingkungan
mencakup pengelolaan pangan, kebersihan fasilitas umum, pengambilan sampel air
dan makanan di Tempat Pengolahan Pangan (TPP), serta survei terhadap vektor dan
binatang pembawa penyakit seperti lalat, tikus, kecoa, dan jentik nyamuk.
Petugas juga memeriksa sejumlah titik rawan, termasuk area genangan air,
saluran air dan laguan, serta lokasi lain yang berpotensi menjadi
habitat jentik nyamuk penyebab malaria dan demam berdarah. Selain itu,
pemeriksaan dilakukan di gudang logistik dan ruang penyimpanan barang untuk
mencegah munculnya sarang tikus maupun kecoa.
Di Bandara Sultan
Hasanuddin Makassar, pengawasan dilakukan terhadap 25 outlet TPP yang
beroperasi di dalam kawasan bandara. Di Bandara Tampa
Padang Mamuju, tim memeriksa enam TPP yang berada di area kedatangan dan
keberangkatan. Untuk Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar dan Pelabuhan Rakyat
Paotere, pemeriksaan dilakukan terhadap 10 outlet. Sementara di
Pelabuhan Siwa dan Pelabuhan Garongkong, pemeriksaan
dilakukan terhadap 11 outlet. Petugas memeriksa
kebersihan TPP, kondisi bahan baku makanan dan kesehatan
penjamah. Selain itu, tim BBKK Makassar juga mengambil sampel
air dan makanan sebanyak 47 sampel di kelima titik tersebut dan dirujuk ke
laboratorium guna memastikan makanan tersebut aman untuk di kosumsi oleh penumpang.
Pengawasan ini bertujuan untuk
memastikan keamanan serta kesehatan lingkungan di jalur transportasi udara
maupun laut. Penguatan sanitasi di fasilitas transportasi menjadi
langkah penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama
periode libur Natal dan Tahun Baru, baik di bandara maupun di
pelabuhan laut.
Dengan pemeriksaan yang telah dilakukan, BBKK Makassar berharap fasilitas transportasi seperti bandara dan pelabuhan dapat beroperasi secara aman menjelang Nataru 2025/2026, sehingga penguatan sanitasi dan pengawasan kesehatan lingkungan diharapkan bisa memberikan rasa aman, kenyamanan, dan perlindungan kesehatan pengguna jasa transportasi.(HSM)
Latest News
- Wakil Menteri Haji dan Umrah Lakukan Kunjungan dan Pembinaan PPIH di Embarkasi Makassar, Tekankan Pelayanan Responsif dan Berintegritas
- Perkuat Sinergi Lintas Sektor, BBKK Makassar Gelar Kegiatan Reviu Rencana Kontinjensi (Renkon) dan Table Top Exercise (TTX) di Pelabuhan Belang Belang
- Pemeriksaan Kesehatan Jemaah haji Tahap III Embarkasi Haji Makassar Tahun 2026: Implementasi Keputusan Menteri Haji dan Umrah No. 55 Tahun 2026 dalam Menjamin Kelaikan Terbang Jemaah
- Gerakan Integritas Bersama di Pelabuhan, BBKK Makassar Perkuat Komitmen Anti Korupsi dan Pelayanan Prima
- Kunjungan Kerja Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI pada Pelaksanaan ORI Campak di Kota Makassar