News Details

Gerakan Integritas Bersama di Pelabuhan, BBKK Makassar Perkuat Komitmen Anti Korupsi dan Pelayanan Prima

Info
dikirim pada Mar 10, 2026 12:00 AM
oleh: Nirwan, SKM, M.Kes

Makassar – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar melaksanakan kegiatan Gerakan Integritas Bersama di Pelabuhan dalam wilayah kerja BBKK Makassar pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan diselenggarakan di Kantor Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Makassar berlangsung secara hybrid mulai pukul 13.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh perwakilan lintas sektor di lingkungan pelabuhan, antara lain Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Makassar, Bea dan Cukai Makassar, PT Pelindo, serta perwakilan keagenan kapal. Sementara itu, secara virtual turut hadir para Kepala Wilker dan perwakilan keagenan kapal dari seluruh wilayah kerja BBKK Makassar.

 


Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BBKK Makassar, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM. Dalam sambutannya, menekankan bahwa Pelabuhan Makassar memiliki peran yang sangat strategis sebagai pintu masuk negara, tidak hanya dalam aspek transportasi dan logistik, tetapi juga dalam menjaga ketahanan kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

 

Ia menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan tugas kekarantinaan kesehatan, interaksi antara petugas dengan para pengguna jasa pelabuhan, termasuk agen kapal dan mitra lintas sektor, merupakan hal yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, integritas, transparansi, dan profesionalisme harus menjadi prinsip utama dalam setiap proses pelayanan.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa BBKK Makassar telah memulai perjalanan pembangunan Zona Integritas sejak tahun 2016 melalui penandatanganan Pakta Integritas sebagai komitmen awal dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Upaya tersebut kemudian membuahkan hasil dengan diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tingkat Kementerian Kesehatan pada tahun 2020, dan kembali memperoleh predikat WBK tingkat nasional pada tahun 2024.

Menurutnya, capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi untuk melangkah lebih jauh menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang menuntut penguatan pengawasan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.

 


Setelah pembukaan kegiatan, acara dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas oleh perwakilan keagenan kapal di hadapan Kepala BBKK Makassar dan disaksikan oleh Kepala Wilker Pelabuhan Makassar, dr. Ruslan. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga integritas dalam setiap proses pelayanan di pelabuhan.

Selanjutnya, penandatanganan Pakta Integritas juga dilaksanakan di Wilker Pelabuhan Parepare dan Wilker Pelabuhan Pasangkayu, yang disaksikan secara langsung melalui sambungan link Zoom oleh seluruh peserta kegiatan.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi anti korupsi, gratifikasi, konflik kepentingan, serta Whistle Blowing System (WBS) yang disampaikan oleh Ketua Tim Satuan Kepatuhan Internal (SKI) BBKK Makassar, dr. Hj. Juniarty Naim, MKM. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para mitra kerja terkait upaya pencegahan korupsi serta mekanisme pelaporan apabila ditemukan indikasi pelanggaran integritas dalam pelayanan.

 

Pada sesi berikutnya, Ketua Tim Kerja Layanan Publik dan Zona Integritas sekaligus Ketua Tim Zona Integritas BBKK Makassar, Nirwan, SKM, M.Kes, memaparkan materi mengenai “From WBK to WBBM: Akselerasi Integritas dan Pelayanan Prima Tahun 2026.” Dalam paparannya disampaikan berbagai strategi percepatan penguatan integritas serta peningkatan kualitas layanan publik dalam rangka mendukung pencapaian predikat WBBM di BBKK Makassar.

 

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dengan para narasumber, khususnya terkait upaya bersama dalam menciptakan ekosistem pelayanan di pelabuhan yang bersih, transparan, dan profesional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara BBKK Makassar, instansi lintas sektor, serta para mitra kerja di pelabuhan untuk terus menjaga integritas, mencegah praktik korupsi dan gratifikasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pelabuhan.

 


Kegiatan Gerakan Integritas Bersama di Pelabuhan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Subbagian Administrasi Umum BBKK Makassar, Yusrianto, SKM.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BBKK Makassar berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin memperkuat upaya mewujudkan pelayanan kekarantinaan kesehatan yang bersih, transparan, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam perjalanan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

KOMENTAR

Tinggalkan Pesan





Ada yang bisa kami bantu?