News Details

BBKK Makassar Perkuat Diseminasi Informasi Lewat Workshop Komunikasi Digital Kesehatan Berbasis Artificial Intelligence (AI)

Info
dikirim pada Nov 30, -0001 12:00 AM
oleh: Nirwan, SKM, M.Kes

MAKASSAR – Dalam upaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar menyelenggarakan Workshop Komunikasi Digital Kesehatan pada Sabtu, 06 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Pejabat struktural, Ketua dan Wakil Ketua Tim Kerja, Tim PPID, Tim Humas, Timker Layanan Publik dan Zona Integritas, serta Kepala Wilayah Kerja (Wilker) / Pos di lingkungan BBKK Makassar.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BBKK Makassar, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa institusi pemerintah saat ini dituntut untuk menghadirkan informasi kesehatan yang tidak hanya akurat, tetapi juga menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat melalui berbagai platform digital seperti media sosial, podcast, dan video edukasi.

“Penguatan kapasitas SDM di bidang komunikasi digital merupakan kebutuhan strategis agar pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara efektif dan citra positif institusi terus terjaga,” ujar dr. Farchanny.

 

Workshop ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Apt. Zaenal Komar, M.A., seorang praktisi pengembangan kompetensi aparatur yang juga mantan Kepala BBPK Jakarta. Dalam paparannya, narasumber memperkenalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru, seperti NotebookLM, yang berfungsi sebagai "otak kedua" untuk membantu mengolah dokumen menjadi berbagai aset digital secara instan.

  

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi intensif dan sesi praktik mengenai:

1. Pemanfaatan AI untuk produktivitas kerja dan analisis dokumen

2. Teknik pembuatan video edukasi dan konten kreatif menggunakan aplikasi digital

3. Penyusunan presentasi (PPT) yang komunikatif dan desain infografis kesehatan yang visual

4. Dasar-dasar pembuatan podcast untuk edukasi publik.


Sebagai bentuk pengembangan kompetensi berkelanjutan, workshop ini telah terintegrasi dengan LMS Plataran Sehat. Seluruh peserta diwajibkan menyelesaikan rangkaian pembelajaran di sistem tersebut untuk mendapatkan sertifikat pengembangan kompetensi sebesar 2 (dua) jam pelajaran (JPL) yang diakui oleh Kementerian Kesehatan.

 

Rencana tindak lanjut nyata pasca workshop, para peserta langsung diberikan tugas implementatif sebagai rencana tindak lanjut (RTL). Seluruh peserta diwajibkan menyusun laporan harian debarkasi haji dalam bentuk infografis yang kreatif. Selain itu, setiap Wilayah Kerja (Wilker) juga diinstruksikan untuk menyusun materi presentasi (PPT) secara berkala untuk dipaparkan dalam acara meeting weekly report.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, BBKK Makassar berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan informasi kesehatan yang adaptif dan berkualitas bagi masyarakat luas. (Nirwan)

KOMENTAR

Tinggalkan Pesan





Ada yang bisa kami bantu?