News Details

Screening Tuberculosis, TB dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar

Info
dikirim pada Nov 30, -0001 12:00 AM
oleh: dr. Hj. Fitriah

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar bekerja sama dengan PT. Angkasa Pura Indonesia Makassar melakukan kegiatan deteksi dini penyakit tuberculosis (TB), Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan cek kesehatan gratis (CKG) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (SHIAM), layanan pemeriksaan di area terminal keberangkatan. Kegiatan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 26 sampai 27 Agustus 2025.  Kegiatan ini termasuk program kerja dari Tim Kerja 4, pengawasan faktor risiko kesehatan orang, kegawatdaruratan dan situasi khusus.

 

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis kepada komunitas dan pengguna jasa di bandara; mencegah perkembangan penyakit; meningkatkan keberhasilan program dan mengurangi penularan penyakit TB dan HIV AIDS. Sedangkan program cek kesehatan gratis mempunyai tujuan jangka panjang untuk mencegah kematian dini di masyarakat dan menekan beban biaya kesehatan sehingga tercipta kualitas kesehatan masyarakat yang menyeluruh. Deteksi dini faktor risiko kesehatan bisa diketahui sejak awal sehingga penyakit bisa dicegah dan tidak membutuhkan biaya kesehatan yang besar.

 

Sasaran kegiatan ini adalah pekerja di bandara termasuk pegawai dari instansi pemerintah dan swasta, petugas keamanan, dan pengguna jasa bandara, serta pengunjung, pengantar atau penjemput.

 

Kegiatan melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas Mandai, Puskesmas Sudiang dan Puskesmas Sudiang Raya, Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar serta para mahasiswa yang sedang melakukan praktek magang / kepaniteraan klinik.

.


 

Rangkaian kegiatan yang diberikan antara lain:

1.   Pemeriksaan CGK yaitu peserta mendapat pemeriksaan Kesehatan, mendeteksi penyakit tidak menular meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut dan anamnesa, pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, berat badan, asam urat dan kadar gula darah.

2.   Deteksi dini penyakit TB meliputi wawancara gejala, pemeriksaan fisik, edukasi pencegahan, serta pemberian rujukan pemeriksaan lanjutan bagi yang terindikasi.

3.   Screening HIV dilakukan secara sukarela, rahasia, dan didahului dengan konseling. Hasil pemeriksaan dijaga kerahasiaannya sesuai standar etika medis.

 

Selain pemeriksaan kesehatan, juga dilakukan edukasi kesehatan terkait pola hidup sehat, pencegahan penularan TB dan HIV, serta pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di area dengan mobilitas tinggi seperti bandara. Kegiatan berlangsung lancar berkat dukungan dari stakeholder terkait di Bandara SHIAM.

 

Respon dari masyarakat sangat positif. Tampak antusiasme peserta dari penumpang, karyawan bandara, dan stakeholder lainnya berpartisipasi dalam kegiatan ini. Banyak di antara mereka merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis di bandara, mengingat kesibukan seringkali membuat mereka sulit meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini terlihat pada hari pertama telah menjaring 226 orang, dan pada hari kedua sebanyak 153 orang. Salah satu Petugas dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Ibu Henny Inspektur Angkutan Udara Ahli Muda, menyampaikan apresiasinya “terima kasih BBKK Makassar, pemeriksaan kesehatannya gratis semoga kegiatan ini bisa berlangsung di hari hari besar nasional lainnya dikesempatan berikutnya” ujarnya.

 

Ketua Tim Kerja 4 BBKK Makassar, dr. Ridha Ilahi menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari strategi kesehatan masyarakat di pintu masuk dan wilayah. “Bandara adalah salah satu titik dengan mobilitas tinggi sehingga berpotensi menjadi jalur penyebaran penyakit menular. Dengan kegiatan ini kita berupaya mendeteksi dini sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatannya dan melalui deteksi dini TB dan screening HIV ini, kami berharap dapat mendukung program nasional eliminasi TB tahun 2030 serta upaya pengendalian HIV/AIDS. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelayanan kesehatan BBKK Makassar kepada masyarakat” pungkasnya.

 

Program ini merupakan program kegiatan lanjutan yang sudah pernah dilaksanakan di beberapa lokus seperti di Kantor Basarnas Makassar, Pelabuhan Untia Makassar dan beberapa lokasi pelabuhan lainnya yang di laksanakan oleh pegawai wilayah kerja BBKK Makassar. Tuberkulosis, HIV AIDS dan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung merupakan ancaman serius yang dapat dicegah dengan pemeriksaan rutin. Melalui skrining ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya. (Panitia)




KOMENTAR

Tinggalkan Pesan





Ada yang bisa kami bantu?